Keberhasilan pembangunan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh seberapa kuat fondasi ekonomi di tingkat perdesaan. Ketika sektor swasta hadir bukan sekadar sebagai entitas bisnis, melainkan sebagai katalisator perubahan, transformasi sosial yang luar biasa pun bukan lagi angan-angan.
Pembangunan perdesaan di Indonesia kerap menghadapi tantangan klasik: keterbatasan infrastruktur, minimnya akses promosi ekonomi, serta kurangnya optimalisasi potensi lokal yang sebenarnya melimpah.
Namun, di tengah berbagai tantangan tersebut, selalu ada ruang bagi inovasi kolaboratif yang mampu membalikkan keadaan. Kunci utamanya terletak pada sinergi harmonis antara korporasi, pemerintah desa, dan dedikasi murni dari para tokoh penggerak lokal atau local hero yang setia membangun tanah kelahiran mereka.
Model kolaborasi yang patut dijadikan teladan ini ditunjukkan secara nyata oleh PT Paiton Energy-PT POMI di Kabupaten Probolinggo. Konsistensi perusahaan dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis pemberdayaan masyarakat yang mencakup tingkat lokal, nasional, hingga internasional terbukti membuahkan hasil gemilang.
Sepanjang tahun 2026 ini saja, perusahaan sukses memborong empat penghargaan bergengsi sekaligus.
Deretan Apresiasi Bergengsi Berbasis Inovasi Sosial
Sebagaimana dilaporkan oleh Koran Duta Masyarakat, PT Paiton Energy-POMI sukses memborong empat penghargaan bergengsi sepanjang tahun 2026 berkat konsistensi menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis pemberdayaan masyarakat
Prestasi gemilang yang diraih PT Paiton Energy-PT POMI merupakan buah dari kerja keras jangka panjang yang terukur, dengan rincian penghargaan sebagai berikut:
- Radar Bromo Award: Diraih dalam kategori Perusahaan Swasta Pendukung Local Hero/Tokoh Inspiratif Ekowisata Berbasis Desa melalui program Bahtera-Betek Rest Area Berdaya.
- ISRA Award (Indonesia Social Responsibility Award): Diraih dalam kategori Inovasi Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Betek melalui program Bahtera-Betek Rest Area.
- ENSIA Award (Environmental and Social Innovation Award): Diraih dalam kategori Inovasi Sosial Pemberdayaan Masyarakat Binor Selobanteng-Kampung Tangguh Bencana (yang dijadwalkan diserahkan pada Desember 2026).
- GCSA (Global Corporate Sustainability Award): Penghargaan tingkat internasional untuk kategori Inovasi Sosial Perusahaan dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Selobanteng (dengan estimasi penyerahan pada November–Desember 2026).
Sinergi Jangka Panjang dan Peran Vital Tokoh Lokal
Presiden Direktur PT Paiton Energy, Fazil Erwin Alfitri, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas seluruh apresiasi yang diberikan kepada perusahaan.
Beliau menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan wujud nyata dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mensinergikan keandalan operasional dengan tanggung jawab sosial.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas apresiasi ini. Bagi Paiton Energy-POMI, pemberdayaan masyarakat bukan sekadar program pelengkap, melainkan investasi sosial yang adaptif dan berkelanjutan. Melalui sinergi aktif bersama pemerintah desa, komunitas, akademisi, dan media, kami berkomitmen untuk terus melahirkan inovasi sosial yang memicu kemandirian ekonomi serta ketangguhan iklim di wilayah Probolinggo.”
— Fazil Erwin Alfitri, Presiden Direktur PT Paiton Energy
Keberhasilan program ini tentu tidak lepas dari peran figur penggerak lokal yang bekerja dengan penuh dedikasi. Salah satu motor penggeraknya adalah Agus Suwanto, seorang local hero yang memperjuangkan keberlanjutan Rest Area Betek agar memberikan dampak ekonomi konkret dan menjadi harapan baru bagi warga desa.
Berkat dukungan penuh dari PT Paiton Energy-PT POMI, dedikasi Agus Suwanto turut mengantarkan perusahaan meraih Radar Bromo Award.
Transformasi Rest Area Betek sendiri telah dimulai sejak 2019, ketika Pemerintah Desa Betek bersama BUMDes mengalihfungsikan tanah kas desa pasca-masa sewa menjadi kawasan produktif.
Berlokasi strategis di jalur wisata Krucil–Tiris, kawasan ini dirancang sebagai pintu singgah utama bagi wisatawan menuju destinasi pegunungan di wilayah selatan Kabupaten Probolinggo.
Melalui pendampingan PT Paiton Energy-PT POMI, Agus Suwanto konsisten melakukan aktivitas media, dokumentasi daerah, promosi UMKM lokal, pelestarian budaya, hingga penguatan jejaring komunitas untuk mengenalkan potensi wisata secara luas.
Langkah kolaboratif ini terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi perdesaan secara mandiri, sekaligus melestarikan lingkungan.

