Ramadan selalu menjadi bulan penuh berkah, di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa sembari menanti momen berbuka yang penuh kebersamaan.
Salah satu tradisi yang selalu dinantikan adalah ngabuburit, yakni menghabiskan waktu sore menjelang Magrib dengan aktivitas menyenangkan. Tidak hanya di kota, ngabuburit di alam terbuka juga menjadi pilihan menarik, terutama di tempat-tempat yang menyajikan pemandangan indah dan suasana menenangkan.
Salah satu destinasi yang cocok untuk ngabuburit adalah Pantai Greenthing di Paiton, Probolinggo. Dengan panorama laut yang memukau, udara sejuk, dan deburan ombak yang menenangkan, pantai ini menawarkan pengalaman ngabuburit yang berbeda.
Menunggu azan Magrib di tepi pantai sambil menikmati suasana senja menjadi momen istimewa yang sulit dilupakan. Apalagi, setelah Ramadan berlalu, Pantai Greenthing juga menjadi destinasi wisata Lebaran yang ramai dikunjungi.
Kisah Hilangnya Dusun Grinting
Ada yang menarik di tempat wisata ini, dimana tepat di sebelah utara lokasi wisata dulunya merupakan sebuah dusun yang hilang. Dusun bernama Grinting lenyap akibat abrasi laut yang terjadi selama puluhan tahun.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarahnya, pengelola bersama pemerintah setempat menamai kawasan wisata ini sebagai Greenthing Beach—plesetan dari nama dusun yang hilang.
Kini, Pantai Greenthing tidak hanya menjadi pengingat akan kisah masa lalu, tetapi juga telah berkembang menjadi destinasi wisata populer untuk ngabuburit saat Ramadan dan tempat wisata libur Lebaran yang ramai dikunjungi keluarga.
Ngabuburit Sambil Menikmati Keindahan Pantai Greenthing
Pantai Greenthing menawarkan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler, menjadikannya lokasi sempurna untuk ngabuburit dan wisata Lebaran bersama keluarga atau teman. Hamparan pasir dan air laut yang jernih menciptakan suasana yang nyaman untuk bersantai atau bermain di tepi pantai.
Banyak pengunjung yang datang untuk menikmati momen kebersamaan sambil menikmati angin sepoi-sepoi dan suara deburan ombak.
Selain itu, di musim tertentu, wisatawan juga dapat mencari kerang di sepanjang pantai saat air laut surut. Aktivitas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga yang ingin menikmati ngabuburit dan tempat wisata libur Lebaran dengan cara yang berbeda.
Pantai ini juga sering menjadi lokasi favorit bagi fotografer yang ingin mengabadikan keindahan alam menjelang waktu berbuka.
Inisiatif Sosial Perusahaan: Dukungan untuk Masyarakat dan Pelestarian Warisan Lokal
Sebagai destinasi wisata Lebaran yang berkembang, Pantai Greenthing mendapatkan perhatian dari PT POMI dan PT Paiton Energy yang berupaya menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Beberapa inisiatif sosial yang telah dilakukan meliputi:
- Program Rehabilitasi Pantai: Untuk mengatasi dampak abrasi, dilakukan penanaman mangrove dan pembangunan tanggul sebagai bentuk perlindungan lingkungan.
- Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Masyarakat sekitar diberdayakan melalui usaha kecil seperti warung makanan dan jasa penyewaan peralatan wisata, sehingga menciptakan lapangan pekerjaan baru.
- Edukasi dan Kampanye Lingkungan: Program edukasi bagi wisatawan dan penduduk lokal tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai turut digalakkan, termasuk penyediaan tempat sampah dan kegiatan bersih pantai secara rutin.
Dukungan dari berbagai pihak ini membuat Pantai Greenthing semakin berkembang dan menjadi tempat wisata libur Lebaran yang nyaman serta tetap lestari untuk generasi mendatang.
Tips dan Rekomendasi Kunjungan ke Pantai Greenthing
Aksesibilitas
Pantai ini terletak kurang dari 5 km dari jalur pantura Paiton dan dapat diakses melalui persimpangan Desa Randumerak atau Desa Karanganyar, Paiton. Berdekatan dengan Pantai Duta dan Pesantren Nurul Jadid Paiton, lokasi ini bisa dicapai dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengunjung cukup mencari Pesantren Nurul Jadid, lalu menuju utara sekitar 3 km hingga sampai di Kantor Desa Randutatah, dengan pantai yang berada tepat di belakangnya.
Biaya Masuk
Tidak ada biaya masuk ke pantai ini; hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.
Fasilitas
Pantai ini dilengkapi dengan area parkir, toilet umum, warung makanan, serta spot foto yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen ngabuburit mereka.
Kemudahan Beribadah
Bagi wisatawan Muslim, tidak perlu khawatir untuk menunaikan sholat Maghrib setelah berbuka puasa. Terdapat sebuah masjid di pintu masuk kawasan wisata yang dapat digunakan untuk beribadah dengan nyaman sebelum melanjutkan aktivitas di pantai.
Waktu Kunjungan Terbaik
Sore hari menjelang matahari terbenam adalah waktu ideal untuk ngabuburit di Pantai Greenthing. Suasana yang tenang dan pemandangan yang indah menjadikannya tempat sempurna untuk menunggu waktu berbuka puasa sambil menikmati keindahan alam.
Dengan mengeksplorasi keindahan Pantai Greenthing sambil menunggu waktu berbuka, wisatawan bisa menikmati pengalaman ngabuburit yang berbeda dan lebih berkesan. Begitu juga dengan tujuan wisata Lebaran yang menarik.
Pantai ini bukan hanya menawarkan panorama yang memukau tetapi juga menghadirkan suasana yang damai dan nyaman bagi siapa saja yang ingin melepas penat dari kesibukan sehari-hari dan tempat wisata libur Lebaran.