Peringatan Hari Kartini setiap 21 April bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjuangan emansipasi dan akses pendidikan layak.
Semangat ini diwujudkan PT Paiton Energy – POMI melalui pengelolaan KB–TK Tunas Mulia yang mengintegrasikan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) dari BKKBN.
Melalui prinsip TAMASYA, perusahaan menghadirkan layanan pengasuhan ramah anak yang aman, berkualitas, dan holistik. Inilah wujud nyata dukungan terhadap produktivitas keluarga pekerja; memberikan ruang bagi ibu untuk berkarya sekaligus memastikan tumbuh kembang anak tetap optimal.
Mendukung perempuan untuk tetap gigih berjuang tanpa mengabaikan ketahanan keluarga adalah cara terbaik kita menghidupkan kembali mimpi besar Kartini di era modern.
Investasi Sosial: Wujud Nyata Makna Hari Kartini
Bagi PT Paiton Energy – POMI, memperingati Hari Kartini berarti mengambil peran aktif dalam memperkuat ketahanan keluarga dan membangun sumber daya manusia.
Jauh sebelum program TAMASYA dicanangkan, perusahaan telah mendirikan KB–TK Tunas Mulia pada 10 Juli 2003. Sekolah ini lahir dari tangan dingin Ibu Lestari Jiwantoro dan Ibu Syahdarani Widyastuti dan dipimpin pertama kali oleh Kepala Sekolah, Ibu Ivo Damayanti.
Awalnya, sekolah ini hanya melayani 30–40 siswa yang terbagi dalam Kelompok Bermain, TK A, dan TK B. Namun, seiring waktu, kepercayaan masyarakat terus tumbuh pesat.
Pada tahun ajaran 2025–2026, jumlah peserta didik diproyeksikan mencapai 120 anak. Keberhasilan ini adalah kado indah untuk Hari Kartini, membuktikan bahwa pendidikan berkualitas yang inklusif dapat diterima dengan baik oleh masyarakat umum maupun keluarga besar POMI dan PJB.
Sinergi TAMASYA dan Kepemimpinan Perempuan
Implementasi semangat Kartini juga terlihat dari estafet kepemimpinan di KB–TK Tunas Mulia yang didominasi oleh perempuan-perempuan hebat.
Mulai dari Ibu Ivo Damayanti, Ibu Sigit, Ibu Retno, hingga kini di bawah kepemimpinan Ibu Nurfadila sejak 2019, sekolah ini terus bertransformasi.
Keberhasilan mereka dalam mengelola institusi pendidikan ini adalah bukti nyata bahwa perempuan mampu menjadi motor penggerak perubahan, sebuah pesan yang selalu kita gaungkan saat merayakan Hari Kartini.
Secara substansi, layanan di Tunas Mulia sangat selaras dengan Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) dari Kementerian BKKBN. Program ini menekankan pada:
- Pengasuhan ramah anak dan berkualitas.
- Dukungan terhadap produktivitas orang tua, khususnya ibu bekerja.
- Pemantauan tumbuh kembang anak secara holistik dan terintegrasi.
Dengan mengadopsi prinsip tersebut, KB–TK Tunas Mulia menciptakan lingkungan belajar Islami yang mengembangkan aspek intelektual, emosional, sosial, spiritual, dan fisik secara seimbang.
Hal ini sejalan dengan visi RA Kartini yang ingin melihat anak-anak tumbuh menjadi pribadi mandiri, cerdas, dan berkarakter.
Inovasi Fasilitas dan Masa Depan Pengasuhan
Memasuki era modern, PT Paiton Energy – POMI tidak berhenti pada pendidikan formal saja. Sebagai bagian dari perayaan Hari Kartini yang progresif, perusahaan kini sedang menyiapkan fasilitas Day Care.
Inisiatif ini merupakan jawaban atas kebutuhan karyawati untuk menjalankan peran ganda antara pekerjaan dan keluarga secara seimbang.
Sinergi antara Day Care dan PAUD (KB–TK) menciptakan layanan pengasuhan terpadu:
- Day Care: Fokus pada perawatan bayi dan balita selama jam kerja.
- PAUD: Fokus pada stimulasi pendidikan dan pembentukan karakter.
Langkah ini memastikan bahwa setiap ibu di lingkungan industri tetap bisa produktif tanpa harus merasa khawatir akan keselamatan dan tumbuh kembang buah hatinya.
Inilah bentuk perlindungan dan pemberdayaan nyata yang dicita-citakan sejak masa lampau.
Kurikulum Merdeka dan Fasilitas Lengkap
Untuk mendukung visi besar tersebut, KB–TK Tunas Mulia menerapkan Kurikulum KTSP yang diperkaya dengan Kurikulum Merdeka Bermain.
Pembelajaran dirancang agar menyenangkan dan berpusat pada anak, mencakup literasi, numerasi, hingga pendidikan agama.
Fasilitas yang disediakan pun sangat representatif, mulai dari ruang belajar yang nyaman, alat permainan edukatif, perpustakaan mini, hingga masjid dan area bermain yang aman.
Relokasi sekolah ke Jl. Raya Pakuniran–Paiton (area Rechall PT POMI) pada tahun 2013 juga menjadi tonggak penting dalam penguatan legalitas dan pengembangan sarana.
Semua fasilitas ini disediakan untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya secara optimal, sebuah prinsip yang patut kita syukuri di momen Hari Kartini ini.
Menutup perenungan kita, dedikasi PT Paiton Energy – POMI melalui KB–TK Tunas Mulia adalah bukti bahwa pendidikan dan pengasuhan adalah investasi jangka panjang yang tidak ternilai.
Dengan menyediakan akses pendidikan berkualitas dan fasilitas pendukung bagi ibu bekerja, kita telah meneruskan estafet perjuangan RA Kartini dalam menciptakan masyarakat yang lebih berdaya. Mari kita jadikan momentum ini untuk terus mendukung lingkungan kerja yang ramah keluarga dan pendidikan anak yang inklusif.
Semangat Kartini kini menemukan bentuk barunya dalam sinergi antara karier dan pengasuhan.
Dengan menjaga api literasi serta kemandirian sejak dini, kita sedang menyiapkan pondasi bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh.
Inilah investasi terbaik bagi masa depan bangsa—ketika setiap perempuan berdaya dan setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih dan bermartabat.
Mari rayakan Hari Kartini dengan aksi nyata bagi pendidikan bangsa. Selamat merayakan Hari Kartini untuk masa depan yang lebih cerah!

