Mengenal Pantai Greenthing: Tragedi yang Menjelma Menjadi Keindahan Wisata Pantai di Paiton

Wisata pantai Jawa Timur selalu menyimpan kejutan, namun tidak ada yang sepedih sekaligus seindah kisah di balik Pantai Greenthing (Greenthing Beach). 

Bayangkan sebuah pemukiman yang dulunya riuh dengan tawa warga, kini senyap tertelan samudera, menyisakan deburan ombak di atas tanah yang dulunya adalah teras rumah.

Sebagai salah satu destinasi wisata pantai terbaru di Probolinggo, Pantai Greenthing bukan sekadar tempat bersantai, ia adalah sebuah monumen penghormatan bagi sebuah dusun yang kini telah tiada dari peta. 

Kehadirannya menambah deretan wisata pantai Jawa Timur yang tidak hanya menawarkan pasir dan air, tapi juga memori mendalam tentang kekuatan alam yang mengubah sejarah sebuah desa selamanya.

Tragedi yang Menjelma Menjadi Keindahan

Dahulu kala, tepat di sisi utara lokasi wisata saat ini, berdirilah Dusun Grinting. Namun, takdir berkata lain ketika abrasi laut yang ganas mulai mengikis daratan senti demi senti selama puluhan tahun. 

Rumah-rumah roboh, jalanan tenggelam, hingga akhirnya seluruh dusun itu benar-benar hilang tertelan laut. Nama “Greenthing Beach” yang kini disematkan bukanlah tanpa alasan. Nama tersebut merupakan bentuk “plesetan” kasih sayang sekaligus cara warga Desa Randutatah menjaga agar ingatan tentang Dusun Grinting tidak ikut hanyut terbawa arus.

Farhan Abbas, pengelola pantai, mengungkapkan bahwa meski generasi sekarang tidak melihat langsung kejayaan dusun tersebut, kesaksian para sesepuh desa menjadi bukti nyata bahwa di bawah air yang tenang itu pernah ada kehidupan. 

Transformasi ini menjadikan Pantai Greenthing sebagai wisata pantai yang sarat emosi, di mana pengunjung bisa berdiri di tepi pantai sambil membayangkan jejak-jejak peradaban yang kini bersemayam di dasar laut.

Keajaiban Alam: Surga Kerang dan Senja Emas

Meski menyimpan kisah melankolis, alam seolah memberikan pelipur lara bagi warga setempat. Pantai ini dikenal memiliki kekayaan laut yang luar biasa, terutama kerang-kerang yang melimpah. 

Di musim tertentu saat air laut surut, pengunjung bisa turun langsung untuk memanen kerang, sebuah aktivitas yang kini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda di wisata pantai Jawa Timur.

Bagi pemburu keindahan, momen matahari terbenam di Pantai Greenthing adalah saat di mana waktu seolah berhenti. Tanpa penghalang bangunan besar, semburat warna jingga di langit terpantul sempurna di atas permukaan air yang menenggelamkan sejarah masa lalu. 

Sambil menyeruput kopi hangat dari lapak UMKM warga, suasana syahdu ini menjadikannya tempat favorit bagi mahasiswa dan keluarga yang ingin melarikan diri sejenak dari kebisingan dunia.

Bagi Anda yang merencanakan kunjungan dalam waktu dekat, jangan lewatkan ulasan kami mengenai Pantai Greenthing: Destinasi Ngabuburit dan Wisata Lebaran yang Pas untuk Keluarga yang mengulas sisi lain keceriaan di pantai ini.

Eksplorasi Hijau: Menyusuri Labirin Mangrove

Pengalaman di Pantai Greenthing semakin lengkap dengan adanya kawasan mangrove yang asri. Pengunjung akan disambut oleh jembatan bambu estetik yang membelah rimbunnya tanaman mangrove sebelum sampai ke bibir pantai.

Tak hanya berjalan kaki, berkat dukungan BUMDes Duta Bahari, kini tersedia fasilitas perahu fiber yang siap membawa wisatawan menyusuri sungai mangrove sepanjang 800 meter. 

Perjalanan ini menawarkan ketenangan luar biasa, seolah membawa kita masuk ke sisi terdalam dari ekosistem pesisir Paiton.

Sinergi PT Paiton Energy dan PT POMI dalam Pengembangan Wisata

Kemajuan Pantai Greenthing sebagai bagian dari jaringan wisata pantai Jawa Timur tidak lepas dari dukungan sektor swasta melalui program CSR. 

PT Paiton Energy dan PT POMI berperan aktif dalam mempercantik kawasan ini. Dukungan yang diberikan sangat komprehensif, mulai dari penyediaan 1 unit perahu fiber berkapasitas 7 orang hingga fasilitas penunjang kenyamanan pengunjung seperti meja dan kursi pantai.

Tak hanya itu, perusahaan juga sangat peduli terhadap aspek kebersihan dan pemberdayaan ekonomi. Bantuan berupa gerobak sampah, keranjang sampah, serta pembangunan bedak (kios atau stan penjualan) UMKM diberikan agar masyarakat setempat bisa berjualan dengan layak. 

Dukungan ini diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga Desa Randutatah, sehingga Pantai Greenthing tidak hanya menjadi tempat bermain, tetapi juga motor penggerak kesejahteraan desa melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Menjelajahi keindahan Pantai Greenthing memberikan kita perspektif baru tentang bagaimana sejarah dan masa depan dapat berdampingan secara harmonis. 

Sebagai destinasi wisata pantai yang mengedepankan kearifan lokal, tempat ini sukses membuktikan bahwa sisa-sisa dusun yang hilang bisa bangkit kembali menjadi permata pariwisata yang berkilau. 

Dengan fasilitas yang semakin lengkap dan dukungan dari berbagai pihak, Pantai Greenthing kini memantapkan posisinya sebagai salah satu ikon wisata pantai Jawa Timur yang wajib dikunjungi. 

Mari berkunjung ke Paiton, nikmati senjanya, dan rasakan sendiri keramahan serta ketenangan yang ditawarkan oleh pantai yang penuh cerita ini.

Share the Post: