Bersemi di Selobanteng: Kisah Sukses Hutan Rakyat dan Pulihnya Mata Air

Di lereng perbukitan Selobanteng, Situbondo, warna hijau kini bukan sekadar pemandangan, melainkan napas kehidupan bagi ribuan warga. Selama bertahun-tahun, masyarakat di sini bergelut dengan tanah yang gersang dan krisis air yang mencekik. 

Namun, melalui inisiatif jangka panjang PT Paiton Energy dan PT POMI, wajah desa ini berubah total. Kuncinya terletak pada pengembangan hutan rakyat. 

Secara definisi, hutan rakyat adalah hutan yang tumbuh di atas tanah milik masyarakat dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan.

Air yang Kembali Mengalir: Suara dari Dapur dan Kandang

Bagi warga Selobanteng, air pernah menjadi komoditas yang sangat mahal. Nirto, seorang peternak sapi setempat, mengenang masa-masa sulit saat musim kemarau melanda. 

“Dulu kami sangat kesulitan. Untuk dua jerigen air saja, kami harus membeli seharga 10 ribu rupiah,” ujarnya. Bagi seorang peternak, air bukan hanya untuk kebutuhan domestik, melainkan nyawa bagi ternak-ternak mereka yang menjadi aset satu-satunya.

Kini, sejak tahun 2020, enam sumber mata air di Selobanteng berangsur membaik berkat reboisasi masif. 

Mahmudah, seorang ibu rumah tangga, merasakan perubahan besar di dapurnya. Jika dulu memasak dan mencuci adalah perjuangan harian, kini air tersedia dengan melimpah. 

Hal senada diungkapkan Selamet Riyadi, yang merasa aktivitas rumah tangganya kini jauh lebih ringan berkat bantuan infrastruktur air dari PT Paiton Energi dan PT POMI. 

Kehadiran hutan rakyat terbukti mampu menjalankan fungsi hidrologisnya, yakni menyerap air hujan ke dalam tanah dan mengalirkannya kembali melalui mata air yang jernih.

Kayu yang Menopang Ekonomi: Dari Bibit Menjadi Mebel

Transformasi ekonomi di Selobanteng juga dipicu oleh kemudahan akses bahan baku yang disediakan oleh alam. 

Melalui dukungan PT POMI, Dicky Suprapto selaku Ketua Gapoktan menjelaskan bahwa setiap tahunnya disuplai sekitar 10.000 bibit jati yang bisa ditanam warga secara gratis. Inilah esensi dari pengembangan hutan rakyat, di mana masyarakat diberikan akses dan pengetahuan untuk mengelola lahan mereka sendiri secara mandiri.

Dampaknya sangat nyata pada sektor industri kecil menengah (IKM). Hatim, seorang pengrajin mebel lokal, bercerita betapa sulitnya mencari kayu berkualitas di masa lalu.

“Semenjak kehadiran PT Paiton Energy, bahan baku kayu jati jadi mudah diakses di wilayah desa sendiri,” tuturnya. Kesuksesan ini terlihat dari menjamurnya usaha mebel di desa ini. 

Jika dahulu hanya ada segelintir bengkel kayu, kini terdapat lebih dari 70 IKM mebel yang aktif dan menjadi penopang ekonomi utama. Masyarakat kini menyadari bahwa hutan rakyat adalah tabungan masa depan yang memberikan hasil nyata bagi dapur mereka.

Dampak Lintas Batas: Berkah Hingga ke Pesisir

Manfaat hijaunya Selobanteng tidak berhenti di batas desa. Desa Binor yang terletak di wilayah hilir atau pesisir turut memanen keberhasilan konservasi di hulu. 

Sebelum hutan kembali lebat, Desa Binor seringkali dihantam banjir saat musim hujan dan mengalami krisis air tawar. Kini, Sugianto sebagai Plant Manager PT POMI mengungkapkan rasa syukurnya karena risiko banjir telah berkurang drastis.

Lebih luar biasa lagi, kualitas air di pesisir berubah secara alami. “Semula air masyarakat pesisir itu payau atau asin. Sekarang sudah merasakan air tawar,” jelas Hostifa Wati selaku Kepala Desa Binor. 

Perubahan kualitas air ini berdampak langsung pada ketahanan pangan desa, di mana warga pesisir kini bisa menjalankan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). 

Tidak hanya manusia, lebatnya kembali hutan juga mengundang ekosistem satwa baru untuk kembali hidup berdampingan dengan masyarakat, menciptakan keseimbangan alam yang harmonis.

Harapan Masa Depan: Warisan untuk Generasi Mendatang

Komitmen jangka panjang Paiton Energy bukan sekadar tentang menanam pohon, melainkan membangun kesadaran kolektif. 

Dicky Suprapto berharap agar semangat cinta lingkungan ini terus berakar pada setiap warga. Ia berterima kasih karena PT POMI tidak hanya memberikan bibit, tetapi juga mengajarkan cara menjaga alam. Hutan rakyat telah mengubah pola pikir warga dari sekadar pemanfaat lahan menjadi penjaga ekosistem.

Masyarakat kini bermimpi untuk menjadikan Selobanteng sebagai model percontohan nasional tentang bagaimana sektor industri dan rakyat bisa berkolaborasi memulihkan bumi.

Mereka yakin bahwa keberhasilan hutan rakyat adalah kunci untuk menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan. 

Dengan hutan yang terjaga, air akan terus mengalir, industri mebel akan terus berputar, dan harmoni antara kesejahteraan manusia dengan kelestarian alam akan tetap terjaga di tanah Selobanteng.

Share the Post: